Struktur Website & Optimasi Konten

onpage-seoPada artikel kali ini saya akan bahas mengenai salah satu point penting dari Search Engine optimization atau lebih dekenal dengan SEO. Ada banyak cara Anda dalam belajar seo namun jika Anda melewati atau kurang memperhatikan teknik Anda pada bagian ini maka teknik SEO Anda tidak akan sempurna.

Onpage SEO adalah sebuah Metode Optimisasi yang dilakukan didalam website Anda sendiri, dengan kata lain semua faktor internal akan menjadi bagian dari Onpage seo ini. Kalau Anda lihat didalam diagram diatas, maka Onpage Seo memiliki porsi sekitar 15% dalam menentukan SE Ranking Factor berdasarkan data SEO Moz.

Kebanyakan orang hanya fokus atau malah mengartikan Onpage Seo hanya pada Optimasi konten dan hanya fokus pada konten saja. Ini yang perlu dipahami lagi karena ada faktor lain selain optimasi konten itu sendiri walaupun tidak saya pungkiri bahwa konten sangat berpengaruh dalam Onpage Seo itu sendiri.

Beberapa faktor yang berpengaruh dalam Onpage seo dan saya bagi menjadi 2 kategori besar :

1. Struktur Website

Ada berbagia faktor lagi didalam struktur website ini yaitu :

  1. Meta Tag : Baik  Title Tag, deskripsi dan juga meta keyword yang digunakan didalam website tersebut. Semua Meta Tag sebaiknya mengandung Keyword Utama yang Anda targetkan. kecuali untuk Domain tidak harus menggunakan EMD.
  2. Pemilihan themes yang benar : Dalam pemilihan themes usahakan yang Responsive, Fast Load, dan juga Clean dari segi tampilan sehingga memudahkan pengunjung/visitor untuk menemukan halaman lain didalam website Anda. usahakan juga themes yang Anda gunakan sudah support Mobile interface karena akan mempermudah pengunjung yang mengakses website Anda melalui smartphone.
  3. Minimalisir widget. Cukup gunakan widget yang penting pada web Anda seperti kategori, recent post  dan subscribe form jika menggunakan. Untuk link menu cukup tampilkan page yang penting seperti contact, privacy policy, term of use, sitemap dan page lain yang dianggap penting untuk pengunjung Anda.
  4. Struktur Tag Heading H1-H3. Untuk Home Page Tag H1 digunakan untuk Title Blog dan Tag H2 digunakan untuk Title Post sedangkan H3 untuk Deskripsi Blog dan juga title Category ataupun title widget. Untuk Hamalan inner Page atau postingan Tag H1 digunakan untuk Title Post/judul postingan, Tag H2 digunakan untuk Title Blog dan H3 untuk sub title postingan, category dan title widget.

Sama seperti blog ini (riauhost.net), saat Anda masuk kehalaman Home page maka Anda akan melihat Tag H1 dalam Title Blog dan Tag H2 untuk judul postingan.

Klik kanan pada mouse kemudian klik “Page source”,

cari class=site-title (judul blog) , maka hasilnya akan seperti ini :

<h1 class=”site-title”><a href=”http://riauhost.net/” rel=”home”>Riau Network Web Hosting</a></h1>

dan untuk class=entry-title (judul postingan), hasilnya seperti ini :

<h2 class=”entry-title”><a href=”http://riauhost.net/research-keyword/teknik-research-keyword/” rel=”bookmark”>Teknik Research Keyword 2014</a></h2>

Namun pada saat masuk kedalam inner page atau halaman postingan. maka kondisinya akan berbalik :

cari class=site-title (judul blog) , maka hasilnya akan seperti ini :

<h2 class=”site-title”><a href=”http://riauhost.net/” rel=”home”>Riau Network Web Hosting</a></h2>

dan untuk class=entry-title (judul postingan), hasilnya seperti ini :

<h1 class=”entry-title”>Teknik Research Keyword</h1>

Hal ini untuk membuat struktur Tag Heading Anda lebih terstruktur sehingga mengurangi resiko pada saat penggunaan keyword yang berulang-ulang secara berlebihan didalam judul postingan Anda.

Untuk mengubah setingan Tag Heading tersebut tergantung dari themes masing-masing, namun pada dasarnya sama saja. Disini saya contohkan menggunakan themes asli wp twenty fourteen  :

  1. Buka header.php
  2. Cari script yang berhubungan dengan blogtitle dan tagline. Contohnya di theme ane pakai pakai <b>id=”masterhead”, </b>kalau beda dengan punya bisa cari yang mirip, biasanya id=”caption” .

 Code:

<header id=”masthead” class=”site-header” role=”banner”>
            <a class=”home-link” href=”<?php echo esc_url( home_url( ‘/’ ) ); ?>” title=”<?php echo esc_attr( get_bloginfo( ‘name’, ‘display’ ) ); ?>” rel=”home”>
                <h1 class=”site-title”><?php bloginfo( ‘name’ ); ?></h1>
                <h2 class=”site-description”><?php bloginfo( ‘description’ ); ?></h2>
            </a>

  1. Ganti dengan code seperti ini. kemudian save.

Code:

<header id=”masthead” class=”site-header” role=”banner”>
        <div class=”header-main”>
            <?php if (is_single() OR is_page()) {?>
                     <h2 class=”site-title”><a href=”<?php echo esc_url( home_url( ‘/’ ) ); ?>” rel=”home”><?php bloginfo( ‘name’ ); ?></a></h2>
                     
        <?php } else {?>
                     <h1 class=”site-title”><a href=”<?php echo esc_url( home_url( ‘/’ ) ); ?>” rel=”home”><?php bloginfo( ‘name’ ); ?></a></h1>
                     
        <?php } ?>

  1. Selanjutnya buka content.php dan page.php, dan cari kode seperti ini atau yang mirip seperti ini :

Code:

if ( is_single() ) :
                the_title( ‘<h1 class=”entry-title”>’, ‘</h1>’ );
            else :
                the_title( ‘<h1 class=”entry-title”><a href=”‘ . esc_url( get_permalink() ) . ‘” rel=”bookmark”>’, ‘</a></h1>’ );
            endif;
        ?>

  1. Ubah H1 jadi H2, seperti ini.

Code:

if ( is_single() ) :
                the_title( ‘<h1 class=”entry-title”>’, ‘</h1>’ );
            else :
                the_title( ‘<h2 class=”entry-title”><a href=”‘ . esc_url( get_permalink() ) . ‘” rel=”bookmark”>’, ‘</a></h2>‘ );
            endif;
        ?>

Silakan cek di page source apakah sudah berubah atau belum.

Plugin WordPress

Juka Anda menggunakan CMS WordPress maka ada beberapa rekomendesai plugin yang sebaiknya Anda install untuk mendukung kinerja website Anda.

  • All in one seo pack, Seo ultimate, dll. (bisa pilih salah satu, fungsinya sama saja)
  • Google Sitemap
  • Easy Privacy Policy (untuk mempermudah membuat page privacy policy)
  • SEO ALRP ( untuk membuat related post setiap postingan Anda)
  • Cbnet Ping Optimizer
  • 1 Click WP SEO
  • Easy WP SEO
  • Link Juice Keeper ( untuk men-direct 301 setiap halaman yang sudah tidak tersedia atau halaman dengan status 404 ke homepage sehingga setiap link bisa terjaga)

2. Optimasi Konten

Pada bagian ini kita akan membahas tentang optimasi pada bagian konten artikel yang akan kita posting. sebagaimana yang kita ketahui bahwa kualitas dari sebuah konten merupakan ujung tombak website Anda, untuk alasan itulah kita sering mendengar istilah “Content is always the Kings”.

Pada tahap sebelumnya Anda telah melakukan research keyword untuk Anda gunakan didalam artikel. Saya akan berikan beberapa tips bagaimana menggunakan Keyword tersebut kedalam artikel agar onpage Anda lebih baik lagi:

TITLE TAG

  • Title harus mengandung keyword yang ditargetkan, namun tidak dalam keadaan exact jika keyword hanya mengandung 2-3 kata. Gunakan variasi kata yang lebih menarik agar meningkatkan click terhadap artikel-artikel Anda.

Contoh :

Keyword : “cara membuat blog

Variasi Title :

Cara membuat blog kurang dari lima menit

Cara membuat blog di blogspot dan wordpress

  • Jika memungkinkan, Anda bisa gunakan 2 KW hasil research keyword didalam 1 artikel. sehingga Anda bisa merangking 2 KW sekaligus hanya dengan 1 artikel.

Contoh :

Keyword : Pengobatan diabetes | Terapi diabetes melitus

Variasi Title :

– Metode Terapi pengobatan diabetes melitus tradisional

BODY CONTENT

  • Selalu gunakan Original Artikel (bukan hanya unik).
  • Keyword yang ditargetkan usahakan terdapat di 140 kata pertama di paragrap pertama ( 140 kata awal paragrap biasanya summary snipet dari google )
  • Gunakan internal linking kehalam lain yang berhubungan/related (efek ini bisa mendistribusikan link vote jika salah satu artikel Anda mendapat PA yang tinggi).
  • Keyword density didalam artikel.

Kebanyak bilang bahwa keyword density tidak lagi berpengaruh didalam Search Engine Factor untuk Onpage Seo. namun sepengalaman saya ini masih berlaku tergantung bagaimana Anda menggunakannya.

Secara teory, Keyword density akan menggambarkan apa yang Anda bahas didalam artikel dan ini akan mempermudah Spider Google untuk menentukan web Anda relevan atau tidak terhadap keyword yang diketikan didalam kotak mesin pencari.

KEYWORD DENSITY

Saya akan berikan tips bagaimana penggunaan Keyword density agar tidak terlihat sebagai spam keyword didalam konten.

Formula  :

untuk menghitung keyword density secara umum ada 3 Formula yang bisa di gunakan, yaitu :

  1. (Total Keywords / Total Words) * 100 < 0,8 %
  2. (Total Keywords * Total Words In Keyword Phrase / Total Words) * 100 < 1,5 %
  3. (Total Keywords / (Total Words – (Total Keywords * (Total Words In Keyword Phrase – 1)))) * 100 < 1,0 %

Untuk formula yang saya pakai yaitu formula no. 2 karena lebih mudah dipahami…

Contohnya  seperti ini :

keyword yang Anda targetkan : Belajar Memasak

Jumlah kata dalam Keyword : 2kata (Belajar & Memasak)

Jumlah kata dalam artikel : 500

Pengulangan keyword didalam artikel : 3 kali

Berapa keyword density ?

(Total Keywords * Total Words In Keyword Phrase / Total Words) *100 < 1,5 %

= (3 * 2 / 500) *100

= 1,2%  < 1,5% ( maka Keyword density masih aman dari kategory spamming keyword didalam konten)

Sebenarnya Ada cara yang lebih mudah dalam penerapan Keyword Density. Kalau Anda perhatikan saat saya menggunakan Panjang artikel sebanyak 500 kata dengan pengulangan keyword didalam artikel sebanyak 3 kali, maka kita mendapatkan hasil yang Aman.

Artinya Anda bisa menggunakan keyword yang anda targetkan didalam artikel setiap 250 kata yang akan Anda buat. Sekarang tinggal masalah placement keyword tersebut atau penempatan keyword tersebut didalam konten.

Atau jika Anda mempunyai plugin Easy Wp SEO, maka akan terlihat seperti ini :

easy wp seo

Sebelum menulis konten, silakan Anda masukan berapa banyak keyword yang akan Anda gunakan sesuai dengan jumlah kata dari konten Anda.

Misalkan Anda menggunakan artikel dengan panjang 1000 kata, maka Anda bisa langsung masukan terlebih dahulu 4 kali pengulangan keyword tersebut didalam artikel, barulah Anda bisa mengarang kalimat agar keyword tersebut mix/cocok dengan kalimat yang Anda buat didalam artikel tersebut.

Struktur Website & Optimasi Konten
Written by: dwi tikto
Reting: 4.7


Blog Riau Network ini penuh dengan informasi yang berharga mengenai hosting, web design, web pemasaran Search Engine Optimization, web hosting, database mysql dan melindungi website.


Follow me on Google+ | Twitter | Facebook | Linkedin | YouTube

Share This Post

Recent Articles

Leave a Reply

Hosting By Riau Network